Sabtu, 22 Juni 2013

ob removal

sifat - sifat tanah lcm dan bcm




SIFAT-SIFAT TANAH
 Keadaan tanah :
1.      Tanah asli / bank (BCM)
-          Tanah dalam kondisi aslinya (belum terusik atau belum tekena campur tangan manusia maupun yang lainnya)
-          Ukurannya dinyatakan dalam bank measure (BM) atau Bank cubic meter
2.      Tanah lepas / loose (LCM)
-          Tanah setelah digusur / digali / diangkut dan sebagainya (telah terkena campur tangan manusia baik dengan alat manual maupun alat mekanis
-          Ukurannya dinyatakan dalam loose measure (LM) atau loose cubic meter
-          Volume tanah lepas lebih besar dari volume tanah asli karena mengembang (swell)
3.      Tanah padat / pampat / compacted
-          Keadaan tanah setelah usaha pemadatan

Bertambahnya volume tanah dari bank menjadi loose disebut dengan swell (dinyatakan dalam %)
dimana : Sw = swell (%)
             B   = berat tanah dalam kondisi bank
             L   = berat tanah dalam kondisi loose

Berkurangnya volume tanah dari bank menjadi compacted disebut dengan shrinkage / susut (dinyatakan dalam %).

dimana : Sh = % shrinkage (susut)
             C   = berat tanah dalam kondisi compacted

 
Contoh : Misal berat tanah asli 100 lbs/cu.ft
-          Berat tanah lepas 80 lbs/cu.ft
-          Berat tanah setelah dipadatkan 120 lbs/cu.ft
Maka
Keadaan tanah juga dapat dinyatakan dalam load factor dan shrinkage factor.

Contoh : Jika dibutuhkan 5.000 cu.yd pasir kering (compacted) dengan shrinkage factor 0,95, load factor 0,9, akan diangkut dengan loader dengan kapasitas 25 cu.yd., berapa pasir kering kondisi bank yang diperlukan dan berapa kali pengangkutan dengan loader tersebut ?

  • Kemampuan loader mengangkut pasir tersebut = 25 x 0,9 = 22,5 cu.yd (bank)

atau
Pasir asli sebanyak 5263,16 cu.yd jika menjadi tanah lepas maka volumenya menjadi 5263,16/ 0,9 = 5847,95 cuyd  sehingga loader harus mengangkut  5847,95/ 25 = 234 kali
 
JENIS MATERIAL
KONDISI AWAL
PERUBAHAN KONDISI BERIKUTNYA
KONDISI ASLI
KONDISI GEMBUR
KONDISI PADAT
SAND TANAH BERPASIR
(A)
(B)
(C)
1.00
0.90
1.05
1.11
1.00
1.17
0.99
0.80
1.00
SAND CLAY/TANAH BIASA
(A)
(B)
(C)
1.00
0.80
1.11
1.25
1.00
1.39
0.90
0.72
1.00
CLAY/TANAH LIAT
(A)
(B)
(C)
1.00
0.70
1.11
1.25
1.00
1.59
0.90
0.63
1.00
GRAVELLY SOIL/TANAH BERKERIKIL
(A)
(B)
(C)
1.00
0.85
0.93
1.18
1.00
1.09
1.08
0.91
1.00
GRAVELLS/KERIKIL
(A)
(B)
(C)
1.00
0.88
0.97
1.13
1.00
1.10
1.03
0.91
1.00
KERIKIL BESAR DAN PADAT
(A)
(B)
(C)
1.00
0.70
0.77
1.42
1.00
1.10
1.29
0.91
1.00
PEMECAHAN BATU KAPUR, BATU PASIR, CADAD LUNAS, SIRTU
(A)
(B)
(C)
1.00
0.61
0.82
1.65
1.00
1.35
1.22
0.74
1.00
PECAHAN GRANIT, BASALT, CADAS KERAS, DAN LAINNYA
(A)
(B)
(C)
1.00
0.59
0.76
1.70
1.00
1.30
1.31
0.77
1.00
PECAHAN CADAS, BROKEN ROCK
(A)
(B)
(C)
1.00
0.57
0.71
1.75
1.00
1.24
1.40
0.80
1.00
LEDAKAN BATU CADAS, KAPUR KERAS
(A)
(B)
(C)
1.00
0.56
0.77
1.80
1.00
1.38
1.30
0.72
1.00
KETERANGAN : (A) = ASLI
                          (B) = GEMBUR / LOOSE
                          (C) = PADAT / COMPACT

Contoh     : Bila 300 BCM (Bank Cubic Metre) tanah biasa asli digemburkan,
                   maka berapa volumenya sekarang ?

Jawab       : Dari tabel. faktor konversi, didapat data, bahwa tanah biasa, faktor
                   konversi dari asli ke gembur adalah = 1,25, maka :
vol. gembur = Vol asli x faktor
   = 300 x 1.25
   = 375 LCM (Loose Cubic Metre)

Contoh     : Ada 400 LCM tanah biasa asli yang sudah digemburkan. Apabila
          kemudian tanah ini dipadatkan dengan compactor, berapa volumenya sekarang ?

Jawab       : Kembali lihat tabel. Kemudian akan diperoleh faktor konversi tanah
                   biasa dari gembur ke padat = 0,72, maka :
vol. padat             = vol. gembur x faktor
= 400 x 0,72
= 288 CCM (Compacted Cubic Meter)